Di alam semesta di mana jiwa bebas memilih wujud reinkarnasinya, sang protagonis (“Aku”) menolak mengantre 50.000 tahun hanya demi peran populer seperti “Raja Iblis” atau “Pahlawan Harem”. Karena tak sudi menunggu, ia nekat bereinkarnasi berulang kali menjadi wujud-wujud yang semakin absurd! Mulai dari menjadi tulang rusuk pahlawan harem, umang-umang, sayur-sayuran, hingga menjadi bahan peledak khusus untuk menghancurkan pasangan yang sedang dimabuk asmara.